PIDATO SBY MENGANDUNG VISI YANG LUAS

20-10-2009 / LAIN-LAIN

Mengomentari pidato awal yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono seusai pelantikan, anggota dari Fraksi Partai Demokrat Subagyo Partodiharjo mengatakan, pidato yang disampakan Presiden menunjukkan visi yang luas untuk memimpin bangsa Indonesia lima tahun ke depan.

Demikian disampaikannya setelah usai pelantikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, Selasa (20/10) di gedung Nusantara MPR/DPR RI.

 Subagyo mengatakan, pidato pertama yang disampaikan Presiden sangat luar biasa, terbukti dari applaus seluruh anggota MPR/DPR RI yang hadir memberikan tanggapan yang positif seputar pidato itu.

Hal itu menunjukkan kapasitas SBY bukan hanya sebagai pimpinan partai, tapi juga sebagai negarawan yang mempunyai visi internasional. Menurut Subagyo, isi pidato Presiden menyeluruh, luas dan dalam.

Termasuk ucapan penghargaan Presiden kepada mantan-mantan Presiden , mantan-mantan Wakil Presiden, juga penghargaan terhadap kompetiter dalam pemilihan presiden, serta ajakan kepada seluruh potensi bangsa untuk bersama-sama membangun. Tidak ketinggalan ajakan itu juga disampaikan Presiden kepada bangsa-bangsa lain di dunia.

            Menurut Subagyo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono termasuk pemimpin bangsa yang cermat mengamati prioritas pembangunan lima tahun mendatang sebagai kelanjutan dari pembangunan lima tahun yang lalu.

Hal ini dibuktikan dengan menekankan prioritas pada kesejahteraan rakyat, dan ajakan kepada seluruh komponen bangsa untuk bersatu. Karena kita telah membuktikan selama lima tahun yang lalu berhasil menghadapi bermacam-macam krisis global. Sementara bangsa-bangsa lain di dunia sedang menghadapi krisis ekonomi.

Dalam situasi ini, Indonesia masih dapat bertahan dengan baik  dan diprediksi lima tahun mendatang akan bisa menjadi negara nomor tiga yang tangguh di dunia dalam percepatan untuk mencapai kemajuan. Untuk itu, pemerintah harus bekerja keras pada sektor masing-masing agar peluang yang kita miliki dapat diwujudkan.

            Subagyo menuturkan, dia sangat mengapresiasi dengan gaya kepemimpinan SBY. Menurutnya, Indonesia akan lebih berkembang kalau cara kita beroposisi tidak sepenuhnya meniru cara-cara negara-negara lain.

Oposisi yang dibangun tetap membangun kerjasama yang baik antar komponen bangsa dan oposisi yang dilakukan tetap dalam hal balances dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi tidak selalu harus dengan cara-cara seperti oposisi yang dilakukan oleh negara barat.

            Menurut Subagyo, bangsa Indonesia lebih senang dengan pemimpin yang tidak secara antagonis bertentangan di depan rakyat, tetapi saling mengoreksi dengan cara yang baik tetapi efektif.

            Menanggapi susunan nama-nama calon menteri yang akan mengisi dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, dalam hal ini Subagyo mengatakan, SBY yang lebih tahu persis kebutuhan akan menteri-menteri yang akan membantunya sebagai mandataris untuk lima tahun ke depan.

Namun dia mengakui, nama-nama yang dipanggil tersebut baik dan berkompeten untuk mengisi masing-masing kursi di kabinet. “Saya kira bagus, beliau punya pengalaman lima tahun yang lalu, dan untuk lima tahun ke depan beliau akan lebih baik lagi dengan pilihan yang lebih tepat,” kata anggota dari daerah pemilihan Jatim IV ini.

            Subagyo menambahkan, SBY melihat calon-calon tersebut adalah orang-orang yang paling cocok masuk dalam sebuah timnya. (Tuti)   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT
Once Bicara RUU Hak Cipta: Musisi Bukan Soal Enggan Bayar Royalti, tapi Cari Keadilan
28-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI Elfonda Mekel, menggarisbawahi bahwa polemik hak cipta dan royalti bukanlah soal keengganan pihak-pihak tertentu...
Melly Goeslaw Desak Perbaikan Tata Kelola Royalti Demi Kesejahteraan Pencipta Lagu
27-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI, Melly Goeslaw, sekaligus pencipta lagu menyampaikan desakan agar tata kelola royalti di Indonesia diperbaiki...
Yan Mandenas Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Papua
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mendesak aparat kepolisian dan TNI segera...
Pemda Tak Berdaya Hadapi Tambang Ilegal yang Dapat Bekingan
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berdaya menghadapi tambang...