Salurkan Bantuan Kewirausahaan, Ashabul Kahfi: Agar KPM Mandiri dan Berdaya

Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi saat menyalurkan secara simbolis bantuan Kementerian Sosial bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Makassar, Sulawesi Selatan. Foto: Ist/nvl
Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi menyalurkan secara simbolis bantuan Kementerian Sosial senilai total Rp16 miliar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam kesempatan itu, Ashabul menyampaikan bantuan ini terdiri dari bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) periode Juni dan Juli 2022.
“Bantuan ATENSI yang diberikan berupa bantuan kewirausahaan (peralatan pijat refleksi, penjahitan, usaha jual pulsa dan token listrik, warung klontong), bantuan aksesibilitas berupa alat bantu tongkat kaki tiga untuk lansia, motor roda tiga, kursi roda adaptif dan bantuan kedaruratan dan hidup layak untuk korban kebakaran,” katanya saat melakukan kunjungan di Sentra Wirajaya Makassar, Sulawesi Selatan, baru-baru ini.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengatakan, Komisi VIII DPR RI mendukung program Kemensos dalam mengatasi permasalahan sosial. Dalam praktiknya, selain perlu memastikan bansos tepat sasaran, juga perlu memastikan warga diedukasi tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan.
“Penyaluran bansos bagi warga ini harus tepat sasaran. Selain itu, untuk mewujudkan kemandirian dan pemberdayaan warga, bukan hanya dengan memberi bansos, tetapi jauh lebih penting adalah melakukan edukasi kepada warga akan pentingnya pendidikan dan kesehatan,” kata legislator dapil Sulsel I itu.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Sentra Wirajaya Makassar Bambang Tri Hartono menyambut baik kunjungan silaturahim Ketua Komisi VIII DPR RI. Bambang menyampaikan, untuk mengoptimalkan program ATENSI berbasis keluarga, komunitas maupun residensial, tentu dibutuhkan dukungan Komisi VIII DPR RI.
“Kehadiran Pak Ashabul Kahfi di Sentra Wirajaya Makassar tentu menjadi berkah dan sekaligus menjadi spirit bagi teman-teman di Sentra Wirajaya untuk meningkatkan kinerjanya, khususnya dalam melakukan tugas-tugas layanan rehabilitasi sosial di masyarakat,” kata Bambang. (rnm/sf)