Antisipasi Varian Omicron, Komisi IX Minta Pintu Masuk Perbatasan Diperketat

02-12-2021 / LAIN-LAIN
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto: Dok/Man

 

Omicron, varian baru virus Corona yang pertama kali terdeteksi di Botswana telah menjadi perhatian masyarakat dan ilmuwan baru-baru ini.  Merespon hal itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena mengingatkan petugas karantina di pintu-pintu masuk Indonesia agar amanah menjalankan tugasnya. Pintu-pintu perbatasan pun harus diperketat. 

 

“Pintu masuk bagi pelancong internasional harus diperketat. Petugas karantina diharapkan menjalankan tugasnya dengan baik,” kata Melki pada diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'Antisipasi Varian Omicron Jelang Nataru 2021', di Media Center DPR RI, Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (2/12/2021). 

 

Hingga saat ini, lanjut politisi Partai Golkar itu, para peneliti di berbagai negara masih terus melakukan penelitian untuk memahami lebih jauh mengenai varian baru virus Corona, yakni varian B.1.1. 529 atau Omicron. Studi yang sedang berlangsung mencakup aspek penularan, tingkat keparahan infeksi (termasuk gejala), efektivitas vaksin dan tes diagnostik, serta efektivitas pengobatan.

 

Untuk itu, Melki mengajak masyarakat memperkuat protokol kesehatan yang selama ini sudah dijalankan. Ia mengingatkan masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat, agar menghindari keramaian, demi menghindari varian Omicron yang mudah menular. “Kalau kita punya kondisi kesehatan yang kurang bagus, sebaiknya jangan berada di lingkaran yang ramai karena berpotensi sangat tinggi untuk Omicron ini,” pesannya. 

 

Terlebih, pengaruh Omicron terhadap orang-orang yang sudah divaksin, juga masih terus diteliti. Catatan dari Kementerian Kesehatan menyebut bahwa bagi yang sudah melakukan vaksinasi, dampaknya cenderung lebih ringan. Tapi apapun itu, lanjut Melki, antisipasi yang utama adalah protokol kesehatan lebih ketat.

 

“Kami tentu mendorong untuk Kementerian Kesehatan, praktisi maupun pelaku kesehatan, agar waspada saja dan jangan grogi, jangan ketakutan yang berlebihan,” pesan legislator dapil NTT II itu. Terakhir, menurutnya kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, juga harus dikuatkan tanpa terkecuali. Ini penting untuk mencegah penyebaran Omicron. (rnm/sf)

BERITA TERKAIT
Once Bicara RUU Hak Cipta: Musisi Bukan Soal Enggan Bayar Royalti, tapi Cari Keadilan
28-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI Elfonda Mekel, menggarisbawahi bahwa polemik hak cipta dan royalti bukanlah soal keengganan pihak-pihak tertentu...
Melly Goeslaw Desak Perbaikan Tata Kelola Royalti Demi Kesejahteraan Pencipta Lagu
27-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI, Melly Goeslaw, sekaligus pencipta lagu menyampaikan desakan agar tata kelola royalti di Indonesia diperbaiki...
Yan Mandenas Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Papua
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mendesak aparat kepolisian dan TNI segera...
Pemda Tak Berdaya Hadapi Tambang Ilegal yang Dapat Bekingan
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berdaya menghadapi tambang...