KPP-RI dan KPP-DIY Bahas Kerja Sama antar Negara dan Lembaga

27-08-2021 / LAIN-LAIN
Ketua Presidium KPP-RI Diah Pitaloka (tengah) saat memimpin rapat kerja di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021). Foto: Jaka/Man

 

Kaukus Perempuan Parleman Republik Indonesia (KPP-RI) bersama dengan Pengurus Kaukus Perempuan Parlemen Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar rapat program kerja. Dalam tersebut Ketua Presidium KPP-RI Diah Pitaloka memaparkan tentang rencana kerja sama dengan parlemen negara lain dan beberapa lembaga negara yang akan membahas berbagai macam hal seperti berbagai pengalaman soal penanganan pandemi Covid-19.

 

"Hubungan bilateral dengan beberapa negara, salah satunya Parleman Prancis. Bagaimana kita sharing di tengah pandemi Covid-19, berbagi pengalaman antar negara dalam mengatasi pandemi," papar Diah Pitaloka saat memimpin rapat kerja di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021).

 

Ada pun kerja sama antar lembaga, Wakil Ketua Komisi VIII mengungkapkan, bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan bersedia menfasilitasi rapat kerja dengan Kaukus Perempuan Parleman yang ada di daerah. Ada juga kerja sama dengan begarapa perusahaan aplikasi online, yang akan menitikberatkan tentang literasi digital.

 

"Kerja sama dengan Kominfo dan Huawei dan beberapa perusaan aplikasi online dalam tema literasi digital. Karena kebutuhan literasi digital kita sangat tinggi, dan kebijakan-kebijakan digitalisasi," ungkap Diah Pitaloka.

 

Tak hanya itu, dia juga memberikan perhatian pada anak yang menjadi korban Covid-19 sehingga menjadi yatim atau piatu. Dirinya mengatakan, Komisi VIII telah mengalokasikan anggaran di Kementerian Sosial khusus untuk anak yatim atau piatu.

 

Terkait dengan legislasi, dia mengungkapkan tentang progres pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. "Hari ini yang menjadi perhatian ibu-ibu adalah kekerasan seksual. Dalam perdebatan di Baleg sudah menemukan titik temunya. Kalau bisa ini menjadi hadiah di Hari Ibu tanggal 22 Desember," pungkas Diah Pitaloka. (eko/es)

BERITA TERKAIT
Once Bicara RUU Hak Cipta: Musisi Bukan Soal Enggan Bayar Royalti, tapi Cari Keadilan
28-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI Elfonda Mekel, menggarisbawahi bahwa polemik hak cipta dan royalti bukanlah soal keengganan pihak-pihak tertentu...
Melly Goeslaw Desak Perbaikan Tata Kelola Royalti Demi Kesejahteraan Pencipta Lagu
27-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota DPR RI, Melly Goeslaw, sekaligus pencipta lagu menyampaikan desakan agar tata kelola royalti di Indonesia diperbaiki...
Yan Mandenas Desak Aparat Tindak Tegas Tambang Ilegal di Papua
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Papua, Yan Permenas Mandenas, mendesak aparat kepolisian dan TNI segera...
Pemda Tak Berdaya Hadapi Tambang Ilegal yang Dapat Bekingan
26-08-2025 / LAIN-LAIN
PARLEMENTARIA, Manokwari - Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak berdaya menghadapi tambang...